Kamis, 25 Februari 2016

Mari Kumpul Keluarga

Walau Papa sedang kerja, anak, menantu dan cucu tetap harus kumpul dong. Agar kerukunan tetap terjalin.

Masakan hari ini : Ikan Kembung Sambal Mata, Udang Goreng Tepung, Cah Kangkung Udang Pedas, Pempek Palembang, Siomay, Tahu dan Tempe Goreng. Jangan lupa cuko, kuah kacang dan sambal terasi juga harus ada di meja. Mari makan.



Rabu, 07 Oktober 2015

Selamat Milad ke-4, Rizka

Selamat milad ke-4 anak bunda. 25092011 - 25092015. Semoga rizka bertakdir baik. Barakallah fii umrik. Aamiin.

Syukuran di Panti Sosial Anak Anak Balita Tunas Bangsa Cipayung, 26092015.

Kalau ada bapak/ibu/om/tante/kakak mau kesana, datang saja. Para pengurus dan pengasuhnya baik dan ramah.
Apalagi anak-anaknya, ceria sekali. Siapa sangka mereka korban dari keegoisan orangtuanya atau pun tak berorangtua.

Panti ini khusus balita. Jadi pas sekali jika anak-anak seusia mereka adakan acara syukuran ulang tahun disana. Tetap seru kok.

Ditunggu ya sama Tami dan kawan-kawan disana.

Move On

Waktu kecil kalau ditanya cita-cita pasti ada berubah.

Ketika TK ingin jadi Polwan karena seragamnya keren.

Terus ketika SD ingin jadi Dokter. Standar alasannya ingin membantu menyembuhkan orang sakit.

Ketika SMP berubah lagi ingin jadi Pengacara karena nama belakang kalau disingkat jadi SH, hehehe.

SMA ingin jadi pengusaha seperti almarhumah Mama. Yang memulai dari menyisihkan duit lalu naik sepeda keliling kota Medan jualan kain. Pindah ke Jakarta jualan pecah belah dan karpet, lalu beralih jual beli rumah. Namun beliau sakit kanker mulut rahim dan meninggal. Sediiiih....

Hingga kuliah jadi berantakan, tidak fokus. Ambil jurusan akuntansi tapi ipk nasakom karena absen minus penampakan. Kena hukum papa, cuti tapi jadi stop.

Terus beralih ke Periklanan karena suka memperhatikan iklan. Dan lulus, hore hore hore!

Terakhir kuliah Kombis jurusan Penyiaran, alasan simple ingin menyambungkan informasi ke masyarakat.
Namun prakteknya sungguh sulit penuh godaan. Jadi mundur teratur memilah kerjaan.

Saya ingin berhijrah. Singkat cerita. Memang hidayah harus dicari bukan ditunggu. Dan berhijrah lah saya, menutup aurat.
Makin tahu tentang Islam dan tata cara kehidupan.
Yah saya masih awam sekali. Dikatain sok alim, sesat. Difitnah umat keblenger juga sudah. Hahehihu saja lah sikapinya.
Do'ain yang hina, fitnah, dzolim agar diberi hidayah.

Luruskan niat semua untuk taat kepada Allah Subhanallah Wataallah.
Karena apa yang dilihat manusia itu berbatas baik atau buruk. Sedang Rabb ku Maha Mengetahui.

Oh yah kalau sekarang ditanya cita-cita saya apa?
Saya akan berusaha menjadi muslimah solehah yang akan melahirkan dan membesarkan generasi Islam.
Goal saya akhirat. Tanpa dominan surga atau neraka. Tapi saya ingin berjumpa Rabb saya dan Rabb tersenyum kepada saya karena sumbangsih saya di dunia.

Insyaallah. Aamiin allahuma aamiin.

Selasa, 08 September 2015

Jaga lisanmu

Coba kau berpikir sebelum katamu terucap.
Sebelum katamu menghujam perasaan seseorang.
Merendahkannya tanpa ampun.
Padahal siapa sih dirimu? Orang paling kaya? paling cantik? paling tampan? paling pintar? paling tinggi titel dan jabatan? atau paling...
Paling-paling diatasmu ada yang lebih...

Dan bahkan kau takkan mampu menggapai posisi Nya. Yah, Tuhan.

Apakah kau Tuhan?

Bahkan Tuhan tak merendahkan manusia.
Bahkan Tuhan tak membuka
rahasia manusia.

Namun mengapa kau merasa paling, hingga kau bangga menghina saudaramu.
Memfitnah keluargamu.
Merendahkan sahabatmu.
Menyerangnya bahkan di dunia maya?

Kau begitu senang membuatnya menangis terhina. Terluka. Kau torehkan luka dihatinya.

Kata mu begitu dahsyat.
Kau bawa keluarganya. Kau hina  orangtua dan anaknya. Kau tertawakan hidupnya yang sederhana. Kau cemooh hijrahnya.

Sadar kah kau.
Hidup ini rahasia Tuhan.
Hidup ini pun berlaku sesuai kata mu.
Kau menghina kelak kau akan terhina.
Kau menyakiti kelak kau akan tersakiti.
Kau mendzolimi kelak kau akan terdzolimi.

Maka jagalah lisan mu. Jika kau tak bisa berkata baik maka diam lah. Jika kau ada rasa tak suka, datangi dan bicara santun kepadanya.

Bukan kah orangtua telah mengajari mu untuk lembut kepada sesama? Santun bertutur?

Yang muda hormati yang tua.

Yang tua mengayomi dan menghargai yang muda.

Kata-kata mu mencermin kan dirimu.
Maka pikir lah sebelum kau berkata.
Jangan sampai hinaan mu kelak kembali kepada mu.

Senin, 07 September 2015

Ketika Dunia Maya Lebih Tahu

Ketika dunia maya beri janji
Tentang move on dari patah hati
Dibanding orangtua sendiri

Ketika dunia maya bisa kasih solusi
Mengenai penat hati
Daripada suami

Ketika dunia maya kasih kepuasan lagi
Akan dahaga pelampiasan birahi
Yang tak kau dapat dari istri

Maka jauhkan lah dirimu
Dari berlarut di dunia maya

Letakkan lah dunia maya itu
Pandang lah keluarga
Mereka lah yang nyata

Selasa, 11 Agustus 2015

Pilih ayah atau bunda

Pilih ayah atau bunda?

Pertanyaan singkat namun akan dapat jawaban sulit.

Ketika suami istri tak akur lagi dan rumah bagai zona perang, maka pertanyaan sebelum dinyatakannya perpisahan adalah "pilih ayah atau bunda?"

Tentu pertanyaan yang akan buat anak pusing tujuh keliling. Dari fisik saja ayah dan bunda sudah beda. Belum lagi faktor lain. Dan apalagi jika anak pun masih balita. Secara hukum agama maupun negara, tentu anak harus ikut ibunya. Namun banyak kejadian sang ayah memaksa anak ikut dirinya karena "kekuasaan".

Yah bukan ranah saya untuk menyikapi hukum. Namun kembali, jika orangtua akan bertanya ,"pilih ayah atau ibu?". Sudah kah anda siap dengan jawaban anak? Atau justru karena jawaban anak tak sesuai ekspektasi anda, maka ego anda akan memaksakan jawabannya???

Lihat lah anak, ia adalah 1/2 bagian anda, 1/2 bagian suami. Maka kemudian ia menjadi 1. Seorang manusia. Seorang yang memiliki perasaan. Jadi pikirkan, putuskan lalu sepakati keputusan bersama suami/istri jika anak memberi jawaban. Karena anak adalah penerus orangtua.

Minggu, 31 Mei 2015

Simply and easy to make pizza with your children

As a mom, I want to make everything perfect atleast great. I never cook base on recipe, not 100%. But i love to cook. And now with my 3 years 8 months daughter, i wanna share my simply and easy pizza recipe. You can follow the steps but if you want to make your own signature, you surely can!


Bahan roti (pizza) :
600 gram tepung terigu (bisa untuk buat 2 adonan pizza)
1 sendok kecil garam
2 sendok kecil gula
1 sendok kecil ragi (atau ganti baking powder jika tidak suka ragi atau mau sajian cepat)
2 sendok makan minyak goreng
165 ml - 200 ml air hangat
imariz1












Masukkan ragi kedalam air hangat dan aduk rata, diamkan 3-5 menit hingga berbuih. Atau jika tidak mau pakai ragi, campurkan baking powder  setelah tepung terigu dan air tercampur.

Masukkan garam, gula, minyak goreng aduk hingga rata. Diam kan 1 ½ jam di suhu ruang (jika pakai ragi) atau 15 menit jika pakai baking powder. Sisihkan.


imariz2












Siapkan bahan saus (untuk 1 pizza 8 potong ukuran sedang) :
1 Tomat besar (kupas dan potong kecil)
100 – 200 ml saus tomat
1 ½ sendok kecil mix herb (basil, oregano, tyme)
100 ml air
Masak dengan api kecil hingga kental dan tomat hancur

Hasilnya :
imariz3













Masak juga :
1 bawang bombay sedang, cacah halus
200 gram daging giling
5 sendok makan minyak goreng
Sisihkan
imariz4














Foto sementara bahan dan yang telah dimasak :
imariz5

Pipihkan adonan pizza di meja yang telah ditaburi terigu agar tidak lengket. Jika sudah pipih tempatkan ke dalam loyang.
imariz6












Perhatian : Sambil melakukan proses toping
Panaskan dulu oven dengan api besar (jika dimasak diatas kompor gas) selama 15 menit atau 250 derajat celsius selama 10 menit (jika oven listrik).

Proses toping :
Tuang ½ bahan saus, ratakan
imariz7














Tuang ½ daging giling, ratakan
imariz8














Taruh irisan kasar bawang bombay
imariz9














Taruh potongan tomat
imariz10













Taruh potongan kasar daun bawang, ratakan
imariz11














Lanjutkan dengan :
Tuang sisa bahan saus, ratakan
Tuang sisa daging giling, ratakan
Taruh keju lembaran
Taruh keju parut (jika suka)
imariz12












Panggang 20-30 menit diatas api sedang (kompor) atau 8-10 menit didalam oven listrik. Jika pizza tidak lengket ketika ditusuk lidi atau garpu, maka pizza dinyatakan matang.



Voala... Ini lah hasilnya! Mudah, cepat, enak.
imariz13




 

Hasilnya enak seperti pizza restoran
imariz14













imariz15
Dan pastinya terasa lebih nikmat karena telah dibantu anak saya Rizka.
Semoga sukses ya bunda :)


Saya ada jual bahan makanan halal-enak-bermutu dan juga barang-barang baik baru maupun bekas. Mohon kunjungi laman Deezhop Terima kasih.